Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

H-Indeks dan I-10 Indeks. Apasih Itu?

H-Indeks dan I-10Indeks H-Index atau Indeks-h merupakan sebuah tolok ukur bagi seorang ilmuwan baik itu dosen ataupun peneliti dalam mengembangkan hasil karya keilmuwannya.   Karya keilmuwan seorang dosen dan peneliti antara lain berupa hasil penelitian yang dipublikasikan, hak patent atau HKI (Hak Kekayaan Intelektual) dan artikel-artikel yang diseminarkan dalam bentuk jurnal ilmiah , baik Seminar Nasional maupun Internasional. H-index pertama kali diperkenalkan oleh seorang fisikawan dari Univarsitas di California, San Diego, bernama Jorge E Hirsch pada tahun 1985 yang lalu ini dianggap sebagai cara yang paling efektif untuk menilai kinerja seorang ilmuwan pada saat ini. Namun perlu diketahui bahwa h-index ini masih terdapat kekurangan dalam validitasnya, seperti rentan terhadap manipulasi sitasi pribadi ( self-citation ) (wikipedia). H-index yang sering juga dikenal dengan Hirsch Index atau Hirsch Number ini dapat diperoleh di media pengindeks publikasi seperti...

Cites Score

Gambar
Cara Menghitung Cite Scores Cite Scores adalah terobosan baru pada Elsevier yang akan membantu kita menentukan di mana untuk mengirimkan publikasi kita berikutnya .   Cite Scores memberikan pandangan yang lebih komprehensif, transparan, dan terupdate mengenai Journal impact . CiteScore metrik adalah bagian dari jurnal Scopus yang mencakup SNIP (Source Normalized Impact per Paper), SJR (SCImago Journal Rank) , sitasi, dan dokumen penting dan persentase sitasi.  Cite Scores merupakan bagian dari delapan indikator pelengkap seperti yang tercantum dibawah ini : CiteScore CiteScore Tracker CiteScore Percentile CiteScore Quartiles CiteScore Rank Citation Count Document Count Percentage Cited Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di Scopus Journal Metrics website   Cite Score merupakan pendekatan yang kuat karena dua alasan, yaitu : 1 1.       1.  Jendela Sitasi 3 tahun. ...